Nih Jenis-Jenis Peribahasa (Pepatah, Perumpamaan, Pemeo) Dan Contoh Peribahasa

Jenis-Jenis Peribahasa (Pepatah, Perumpamaan, pemeo) dan Contoh Peribahasa-Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengait-ngaitkan sesuatu perilaku atupun perbuatan dengan peribahasa. Apa yang kita perbuat pasti ada peribahasanya. Apakah peribahasa itu? Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Peribahasa mencakup ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil.

Adapun pembahasan tentang pengertian peribahasa, namun kali ini kita akan membahas tentang Jenis-Jenis Peribahasa (Pepatah, Perumpamaan, pemeo) dan Contoh Peribahasa. Selamat belajar.
ngaitkan sesuatu perilaku atupun perbuatan dengan peribahasa Nih Jenis-Jenis Peribahasa (Pepatah, Perumpamaan, pemeo) dan Contoh Peribahasa
Peribahasa biasa digunakan untuk menyindir atau memperindah bahasa. Kata-kata dalam peribahasa merupakan susunan yang pasti dan tidak dapat diubah. Bentuk peribahasa antara lain sebagai berikut.

Peribahasa dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Pepatah
Pepatah adalah jenis peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran dari orang tua.
Contoh:
a. Air tenang menghanyutkan, berarti orang pendiam tetapi banyak ilmu.
b. Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggapnya ke kubangan juga berarti walaupun ke mana juga seseorang pergi, kelak tentu kembali ke negeri sendiri.
c. Lempar batu sembunyi tangan, 
berbuat sesuatu keonaran tetapi pura-pura tidak tahu

2. Perumpamaan

Perumpamaan adalah jenis peribahasa yang berisi perbandingan yang menggunakan kata seperti, sebagai, bagai, bak, atau laksana.
Contoh:
a. Seperti pungguk merindukan bulan berarti mengharap-harapkan sesuatu yang tidak mungkin tercapai.
b. Bagai makan buah si malakama, dimakan ibu mati, tak dimakan bapak mati berarti serba sulit dalam menentukan sikap atau tindakan.
c. Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk
Orang yang berilmu tinggi tidak akan menyombonkan diri  

3. Pemeo

Pemeo adalah jenis peribahasa yang dijadikan semboyan.
Contoh:
a. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul berarti se-ia sekata, senasib sepenanggungan.
b. Patah sayap, bertongkat paruh berarti tidak berputus asa.
c. Esa hilang, dua terbilang, Tetap hati mengerjakan suatu pekerjaan yang berbahaya

Demikian itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai materi Bahasa Indonesia. Semoga dapat menambah ilmu pengetahuan peribahasa anda semua dengan adanya pembahasan Jenis-Jenis Peribahasa (Pepatah, Perumpamaan, pemeo) dan Contoh Peribahasa ini. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan maupun pembahasan. Terimakasih.